3 Keganjilan yang Disingkap Beskal Masalah Claim Pelecehan Seksual Putri Candrawathi

3 Keganjilan yang Disingkap Beskal Masalah Claim Pelecehan Seksual Putri Candrawathi

Putri Candrawathi dituntut delapan tahun penjara dalam kasus pembunuhan merencanakan Brigadir Yosua. Dalam tuntutannya, beskal memaparkan masalah jejeran keganjilan pelecehan seksual yang dianggap Putri sudah dilaksanakan pengawalnya, Brigadir Yosua di Magelang, Jawa tengah.

Beskal memandang claim pelecehan seksual yang dirasakan oleh Putri Candrawathi itu tidak disokong alat bukti yang kuat.

Berikut sejumlah hal yang disingkap beskal masalah claim pelecehan seksual yang dirasakan istri Ferdy Sambo itu dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

1. Putri akan Isolasi Berdikari bersama Yosua
Beskal dalam tuntutannya menjelaskan ada keganjilan seorang korban pelecehan seksual malah dibawa kembali pergi untuk lakukan karantina mandiri pada tempat yang serupa dengan pelaku kekerasan seksual yakni di dalam rumah Duren Tiga nomor 46.

“Tanpa mempunyai rasa trauma dan ketakutan seperti yang terjadi pada korban pelecehan seksual atau pemerkosaan yang lain,” kata Beskal.

Sudah diketahui, rumah di Duren Tiga itu ialah rumah dinas Ferdy Sambo yang selanjutnya jadi lokasi eksekusi pada Brigadir Yosua.

Argumen karantina mandiri dilaksanakan karena Putri Candrawathi bersama kelompok ajudan terhitung Brigadir Yosua barusan pulang dari Magelang. Di dalam rumah Magelang tersebut Putri akui alami pelecehan seksual yang sudah dilakukan oleh Brigadir Yosua.

2. Ferdy Sambo Justru Tidak Persoalkan Yosua Turut Putri Isoman
Beskal memandang ada keganjilan lain, yakni suami Putri, Ferdy Sambo justru berkesan tidak mempersoalkan dan biasa-biasa saja seperti tidak ada pemerkosaan pada si istri.

“Karena Saudara Ferdy Sambo tidak menahan atau coba menghindari istrinya sebagai korban kekerasan seksual atau pemerkosaan seperti yang disebutkan oleh Putri Candrawathi,” kata beskal dalam tuntutannya.

Apa lagi kata beskal, berdasar info, Ferdy Sambo waktu itu malah ingin bermain bulu tangkis di Depok.

3. Masalah Keadaan Putri yang Lemas di Rumah Magelang
Dalam tuntutannya, Beskal menyebutkan jika info Putri Candrawathi yang akui lemas dan terduduk di dekat kamar mandi, tidak menjadi dasar pelecehan seksual.

“Jika info saksi-saksi bukti yang berada di Magelang yakni saksi Kuat dan saksi Susi yang ada saat peristiwa yang saksikan langsung tersangka Putri jatuh di muka kamar mandi sekalian duduk dan menyender di keranjang timbunan pakaian kotor dengan keadaan lemas dan pucat malah menjelaskan tidak ketahui apa tersangka Putri ada dilecehkan atau disetubuhi oleh korban Nofriansyah,” kata Beskal.

Kekesalan Ibu Brigadir Yosua
Ibunda mendiang Brigadir Yosua, Rosti Simanjuntak akui benar-benar terpukul dengan tuntutan beskal pada Putri Candrawathi yang dipandang enteng yakni delapan tahun penjara.

Walau sebenarnya, Rosti menunjuk, Putri ialah otak pembunuhan si anak.

“Ini pasti jauh dari keinginan kita, Karena pasal 340 itu optimal hukuman mati, sepanjang umur atau 20 tahun, Tetapi rupanya tuntutan beskal cuma delapan tahun penjara,” terangnya.

About admin

Check Also

Berikan Kuliah Umum di AAL, Wakil presiden Meminta Taruna Rendah Hati sampai Tambahkan Wacana

Berikan Kuliah Umum di AAL, Wakil presiden Meminta Taruna Rendah Hati sampai Tambahkan Wacana Wakil …