5 Sektor Penyumbang Aktualisasi Investasi Kwartal IV-2022, Freeport Pemenangnya

5 Sektor Penyumbang Aktualisasi Investasi Kwartal IV-2022, Freeport Pemenangnya

Aktualisasi investasi pada kwartal IV-2022 sejumlah Rp 314,8 triliun. Ada lima besar sektor yang menyumbangkan dalam aktualisasi investasi itu, pertama ialah sektor pertambangan Rp 38,8 triliun.

“Sektor pertambangan sejumlah Rp 39,8 triliun, ini berkaitan dengan Freeport. Selanjutnya beberapa investasinya di Gresik,” kata Menteri Investasi/kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam Konferensi Jurnalis Aktualisasi Investasi Triwulan IV Tahun 2022,

Ke-2 , sektor Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Perlengkapannya sejumlah Rp 39,4 triliun aktualisasinya. Ke-3 , sektor transportasi, Gudang dan Telekomunikasi aktualisasi investasinya capai 36,8 triliun.

Ke-4, sektor Industri Kimia dan Farmasi sejumlah Rp 33,5 triliun. Ke-5, sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran sejumlah Rp 28,9 triliun.

“Maka ini punyai korelasi yang paling sangat bagus. Dapat dipikirkan jika saat kita lakukan penetratif pada beberapa sektor industri hilirisasi. Karena itu, imbas pada kemajuan ekonomi itu benar-benar masif,” katanya.

Bahlil, mengutarakan saat dahulu dianya masih memegang sebagai Kepala BKPM mempunyai rintangan yang terbesar yaitu aktualisasi investasi di sektor jasa. Saat itu, yang sering jadi pertanyaan mengapa sektor jasa ini jadi penyumbang terbesar dalam investasi.

“Sementara kita mengetahui, optimal pada pembuatan nilai lebih itu tidak dapat kita terlewat dari sektor jasa,” katanya.

Selanjutnya, Menteri Bahlil sampaikan, lima besar lokasi aktualisasi investasi PMA dan PMDN kwartal IV 2022 salah satunya, Jawa Barat Rp 46,2 triliun, Sulawesi tengah Rp 34,7 triliun, DKI Jakarta Rp 34 triliun, Jawa Timur Rp 30,9 triliun, dan Banten Rp 23,5 triliun.

“Mengapa Banten, Banten ini baru masuk. Banten ini dari hasil aktualisasi investasi Lotte. Disitu ada kawasan petrochemical yang salah satunya paling besar kelak di ASEAN. Itu yang dahulu pernah investasinya terbengkalai/macet lebih kurang sekitaran 5-6 tahun, saat ini alhamdulillah telah aktualisasi,” ujarnya.

Aktualisasi Investasi 2022 Raih Rp 1.207 Triliun, Resapan Tenaga Kerja 1,30 Juta Orang

Performa Menteri Investasi/kepala BKPM Bahlil Lahadalia pantas dapat acungan jempol. Argumennya, sasaran investasi sejauh 2022 dapat diraih bahkan juga terlewati di tengah-tengah beragam rintangan yang mengadang.

Dalam konferensi jurnalis Aktualisasi Investasi Triwulan IV Tahun 2022 yang berjalan di Kementerian Investasi, Jakarta Pusat, Bahlil Lahadalia mengutarakan jika aktualisasi investasi sejauh 2022 capai Rp 1.207,2 triliun.

Angka itu tumbuh 34,0 % (yoy) bila dibanding masa tahun awalnya. Disamping itu, perolehan itu sudah melebihi sasaran yang diputuskan Presiden Joko Widodo (Jokowi)yakni Rp 1.200 triliun.

“Sasaran investasi kita tahun ini alhamdulillah capai sasaran sejumlah Rp 1.207,2 triliun,” kata Bahlil.

Terwujudnya sasaran investasi itu sudah hasilkan peresapan tenaga kerja sampai 1.305.001 orang. “Ini di luar sektor UMKM, hulu migas dan di luar sektor keuangan,” tambahnya.

Modal Asing

Disaksikan dari segi sumber investasi, sebagian besar datang dari Penanaman Modal Asing (PMA) sekitar Rp654,4 triliun atau 54,2 %. Angka ini alami perkembangan 44,2 % bila dibanding dengan tahun kemarin.

Investasi yang dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sejumlah Rp552,8 triliun atau 45,8 %. Investasi dari dalam negeri ini alami perkembangan 23,6 % bila dibanding tahun 2021.

Dalam pada itu, disaksikan dari tebaran aktualisasinya, investasi di luar Pulau Jawa makin memimpin. Kementerian Investasi menulis aktualisasi investasi di Pulau Jawa sejumlah Rp636,3 triliun atau 52,7 %, bertambah sampai 35,9 %.

Dan investasi yang masuk di Pulau Jawa sejumlah Rp570,9 triliun atau 47,3 %. Alami kenaikan 31,9 % bila dibanding tahun kemarin.

 

About admin

Check Also

Berikan Kuliah Umum di AAL, Wakil presiden Meminta Taruna Rendah Hati sampai Tambahkan Wacana

Berikan Kuliah Umum di AAL, Wakil presiden Meminta Taruna Rendah Hati sampai Tambahkan Wacana Wakil …