Bank Indonesia Perkiraan Inflasi September 1,1 %, BBM dan Biaya Angkutan Penyumbang Khusus

Bank Indonesia Perkiraan Inflasi September 1,1 %, BBM dan Biaya Angkutan Penyumbang Khusus

Bank Indonesia (BI) memprediksi inflasi capai 1,10 % dibanding bulan awalnya (month-to-month/mtm), dengan penyumbang khusus peningkatan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan prediksi itu datang dari Survey Pengawasan Harga (SPH) pada minggu ke-4

“Komoditas khusus penyumbang inflasi s/d minggu ke-2 yakni bensin sebesar 0,91 % (mtm) dan angkutan dalam kota sebesar 0,05 % (mtm),” diambil dari info sah BI di Jakarta.

Selanjutnya ada juga angkutan antara kota, rokok kretek filter, dan beras yang masing-masing menyumbangkan inflasi sebesar 0,02 % (mtm), dan telur ayam ras, pasir, semen, dan Bahan Bakar Rumah Tangga (BBRT) masing-masing sebesar 0,01 % (mtm).

Dalam pada itu komoditas yang alami deflasi pada masa minggu ke-4 September yakni bawang merah dengan peran deflasi sebesar 0,06 % (mtm), minyak goreng, daging ayam ras, dan cabe merah masing-masing sebesar 0,03 % (mtm).

Pegawai lewat di tempat perkantoran Bank Indonesia. Gubernur BI, Perry Warjiyo menjelaskan, kekuatan inflasi yang melewati prediksi ini didorong oleh peningkatan harga-harga komoditas global yang selanjutnya memengaruhi gerakan harga dalam negeri.
Bank Indonesia (BI) memprediksi inflasi capai 1,10 % dibanding bulan awalnya (month-to-month/mtm), dengan penyumbang khusus peningkatan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan prediksi itu datang dari Survey Pengawasan Harga (SPH) pada minggu ke-4.

“Komoditas khusus penyumbang inflasi s/d minggu ke-2 yakni bensin sebesar 0,91 % (mtm) dan angkutan dalam kota sebesar 0,05 % (mtm),” diambil dari info sah BI di Jakarta, Jumat 23 September 2022.

Selanjutnya ada juga angkutan antara kota, rokok kretek filter, dan beras yang masing-masing menyumbangkan inflasi sebesar 0,02 % (mtm), dan telur ayam ras, pasir, semen, dan Bahan Bakar Rumah Tangga (BBRT) masing-masing sebesar 0,01 % (mtm).

Dalam pada itu komoditas yang alami deflasi pada masa minggu ke-4 September yakni bawang merah dengan peran deflasi sebesar 0,06 % (mtm), minyak goreng, daging ayam ras, dan cabe merah masing-masing sebesar 0,03 % (mtm).

Komoditas yang lain menyumbangkan deflasi ialah cabe rawit, tomat, dan emas perhiasan, masing-masing sebesar 0,02 % (mtm), dan biaya angkutan udara sebesar 0,01 % (mtm).

BI terus akan perkuat koordinir dengan pemerintahan dan kewenangan berkaitan dan terus memaksimalkan taktik bauran peraturan untuk jaga kestabilan makroekonomi dan mekanisme keuangan buat memberikan dukungan perbaikan perekonomian selanjutnya.

Awalnya pemerintahan meningkatkan harga Pertalite dari Rp7.650 per liter jadi Rp10.000 per liter, Solar bantuan dari Rp5.150 per liter jadi Rp6.800 per liter, Pertamax nonsubsidi naik dari Rp12.500 jadi Rp14.500 per liter.

About admin

Check Also

Kritik Jokowi, Demokrat: Pimpinan Berpikir Rakyat Disaksikan dari Rekam Tapak jejak Bukan Fisik

Kritik Jokowi, Demokrat: Pimpinan Berpikir Rakyat Disaksikan dari Rekam Tapak jejak Bukan Fisik Partai Demokrat …