Cenits Usulkan Pengolahan Gas Bumi Jadi Alternatif Elpiji

Cenits Usulkan Pengolahan Gas Bumi Jadi Alternatif Elpiji

Centre for Energy and Innovation Technology Studies (Cenits) menyarankan pemanfaatan gas bumi sebagai alternatif elpiji. Ini isampaikan dalam seminar-online yang diadakan Cenits.

Founder Cenits Soni Fahruri sampaikan, dalam Kebijakan Energi Nasional (KEN) yang diuraikan dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) tergambar dengan jelas kenaikan peran gas bumi dalam bauran energi nasional.

Porsi minyak bumi pada tahun 2025 sejumlah 25% jadi 20% pada tahun 2050.

Gas Bumi pada 2025 sejumlah 22% dan bertambah jadi 24% di tahun 2050.

“Kenaikan peran pantas kita menyambut secara baik karena minyak bumi terhitung dalam energi bersih, dan kita mengharap jadi sisi penting dalam peralihan energy,” kata Soni melalui info tercatat.

Ia mengutarakan, kekuatan sumber daya migas di Indonesia sekarang ini ada banyak, menyebar di kawasan laut dalam. Minimal ada 128 cengkungan yang prospektif untuk diperkembangkan.

Lokasi-lokasi mulai mengundang perhatian diantaranya Kutai Basin di Kalimantan Timur, Blok Proyek Abadi Masela dan Blok Andaman.

Pemanfaatan sumber daya gas bumi itu pasti diharap bisa berguna untuk kebutuhan negara dan bangsa. Sekarang ini kita banyak import LPG yang kuras dana bantuan, dan Pemerintahan sudah berusaha lewat pemanfaatan Dimethyl Ether (DME) dari batubara dan gagasan alterasi LPG dengan program kompor induksi.

Dengan kekuatan yang berlimpah, Soni menyarankan supaya gas bumi dibuat jadi DME untuk digunakan sebagai alternatif elpiji.

“Gas bumi satu diantaranya bisa dibuat jadi DME karena prosesnya lebih pendek dibanding dengan DME Batubara. Dengan demikian dapat semakin efektif dan terwujud keekonomiannya,” papar Soni.

 

About admin

Check Also

Ganjar Cat Rambut Hitam, PDIP Sebutkan Satu Hati dengan Puan

Ganjar Cat Rambut Hitam, PDIP Sebutkan Satu Hati dengan Puan Ketua DPP PDIP Said Abdullah …