Komnas HAM Menyayangkan Cara Pemerintah provinsi Jawa timur Stop Ongkos Rawat Korban Bencana Kanjuruhan

Komnas HAM Menyayangkan Cara Pemerintah provinsi Jawa timur Stop Ongkos Rawat Korban Bencana Kanjuruhan

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sayangkan cara Pemerintahan Propinsi (Pemerintah provinsi) Jawa Timur yang diberitakan hentikan ongkos perawatan korban cedera bencana di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menjelaskan, faksinya kini sedang mencari info yang dikatakan supporter Arema FC, Aremania jika Pemerintah provinsi Jawa Timur hentikan ongkos perawatan. “Bila ini benar, ini sangat kami menyayangkan. Karena satu, jumlah cederanya banyak,” kata Anam di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin .

Berdasar hasil interograsi Team Kombinasi Mandiri Pencarian Bukti (TGIPF) Bencana Kanjuruhan, keseluruhan jumlah korban capai 712 orang. Jumlah itu terdiri dari 132 orang wafat, 96 orang cedera berat, 484 orang cedera sedang atau enteng.

Anam menyebutkan jumlah korban cedera dalam bencana Kanjuruhan sangat banyak. Dimulai dari korban dengan cedera mata yang berbeda warna merah pekat, sampai beberapa cedera yang lain yang semua membutuhkan ongkos perawatan. Menurut dia, pemberhentian pendanaan perawatan itu bisa menjadi masalah tertentu dalam pengatasan bencana Kanjuruhan.

Dia memperjelas jika beberapa korban cedera harus mendapatkan perawatan sampai pulih. “Jika saat ini ditutup, ini masalah.

Karena itu kami sedang susuri ini, dan jika memang ini terjadi kami meminta agar ini dipelajari,” tegas ia. “Hingga tiap korban yang beberapa luka memperoleh perawatan.

Tidak ada satu juga yang ingin beberapa luka,” ikat ia. Awalnya, Komnas HAM mengutarakan Pemerintah provinsi Jawa Timur hentikan ongkos perawatan korban bencana di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Anam menjelaskan, pemberhentian pendanaan itu berdasar laporan dari supporter Arema FC, Aremania, beberapa lalu.

“Sekian hari lalu kami diberi berita sama rekan-rekan Aremania, ini sedang kami susuri. Ada info jika Pemerintah provinsi Jawa Timur hentikan pendanaan yang beberapa luka, karena masalah data dan lain-lain,” tutur Anam, Senin.

About admin

Check Also

Ganjar Cat Rambut Hitam, PDIP Sebutkan Satu Hati dengan Puan

Ganjar Cat Rambut Hitam, PDIP Sebutkan Satu Hati dengan Puan Ketua DPP PDIP Said Abdullah …