Laporan TGIPF: Ditembaki Gas Air Mata, Aremania Teriaki “Polisi Pembunuh dan Polisi Sambo”

Laporan TGIPF: Ditembaki Gas Air Mata, Aremania Teriaki “Polisi Pembunuh dan Polisi Sambo”

Hasil interograsi Team Kombinasi Mandiri Pencarian Bukti (TGIPF) Bencana Kanjuruhan menyebutkan penembakan gas air mata oleh aparatur kepolisian membuat massa Aremania melakukan tindakan pengacau dengan serang petugas.

Dalam kejadian yang dikenali dalam bencana Kanjuruhan, Aremania disebutkan bertindak pengacau sambil meneriaki polisi pembunuh sampai polisi Sambo.

Tindakan pengacau Aremania ini tercantum pada document laporan interograsi TGIPF dengan tebal 136 halaman. Anggota TGIPF Akmal Marhali benarkan document laporan itu.

“Jam 22.40 WIB, supporter makin pengacau karena gempuran gas air mata dan terus serang secara beringas ke petugas,” begitu salah satunya point document laporan TGIPF.

“Khususnya polisi sekalian meneriakkan kalimat ‘polisi pembunuh, polisi jancox, polisi Sambo’,” ikat TGIPF. Seterusnya saat Aremania melakukan tindakan pengacau, di saat bertepatan polisi membuat barikade dan mundur ke arah keluar Stadion Kanjuruhan.

Dan, personil TNI bergabung di pintu masuk Stadion Kanjuruhan. Dalam laporan ini juga, TGIPF menjelaskan jika massa Aremania bertindak ke anggota kepolisian dan material punya polisi yang berada di stadion, sekitaran jam 22.50 WIB.

Minimal ada 13 kendaraan polisi yang dirusak dan dibakar, yakni tiga unit mobil patroli Lalu Polres Malang 3 (hancur berat), satu unit mobil patwal Lalu Polrestabes Surabaya (dibakar), dan 1 unit mobil truck Brimob 1 (dibakar).

Lantas dua unit mobil individu punya anggota dibakar, dua unit mobil K9 Polres Malang Kota (hancur berat), dua unit mobil patroli Polsek Pakis (rusak), satu unit mobil Patroli Polsek Singosari (rusak), dan satu unit mobil truk Dalmas Polres Malang (hancur).

Adapun penemuan TGIPF ini sudah diberikan ke Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat.

Berdasar penemuan ini juga, TGIPF menulis korban dalam bencana Kanjuruhan tembus 712 orang. Jumlah itu terdiri dari 132 orang wafat, 96 orang cedera berat, 484 orang cedera sedang atau enteng.

Salah satunya referensi dari penemuan TGIPF yaitu menyarankan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule dan semua barisan Komite Eksekutif memundurkan diri.

About admin

Check Also

Ganjar Cat Rambut Hitam, PDIP Sebutkan Satu Hati dengan Puan

Ganjar Cat Rambut Hitam, PDIP Sebutkan Satu Hati dengan Puan Ketua DPP PDIP Said Abdullah …