Menag Saran Ongkos Haji Jadi Rp 69 juta, Komnas Haji: Bila Tidak Naik Dapat Jadi Bom Waktu

Menag Saran Ongkos Haji Jadi Rp 69 juta, Komnas Haji: Bila Tidak Naik Dapat Jadi Bom Waktu

Ketua Komnas Haji dan Umrah Mustolih Siradj angkat bicara, masalah peningkatan ongkos haji sejumlah Rp 69 juta yang hendak ditanggung ke jamaah atas saran Kementerian Agama. Menurutnya, jika dibanding dengan biaya jamaah 2019, peningkatan mempunyai beda Rp 30 juta itu jadi resiko susah.

“Peningkatan ongkos haji ini susah dijauhi karena dipacu oleh peningkatan beragam elemen keperluan baik di tanah air atau di Arab Saudi seperti ongkos angkutan udara karena avtur naik, hotel, pondokan, transportasi darat, katering, beberapa obat, alkes dan lain-lain, belum juga dampak inflasi, hingga ongkos haji perlu menyesuaikan atas keadaan itu” catat Mustolih dalam info tercatat,

Mustolih menganalisis, perancangan ongkos yang diusulkan pemerintahan lewat Kementerian Agama ialah dalam rencana lakukan rasionalisasi, kelangsungan dan kesehatan keuangan.

“Karena sejauh ini subsidi ke Ongkos Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang didukung dari subsidi dana yang dari imbal hasil urusan keuangan haji (BKPH) terlampau besar dan condong kurang sehat. Karenanya harus ada cara berani untuk koreksi dan menyamakan,” tutur pria yang profesinya sebagai Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta ini.

Mustolih mewanti, hak dan kebutuhan juta-an jamaah haji yang masuk ke periode nantikan harus juga diproteksi. Karena uang dari hasil urusan dana haji dari jamaah nantikan sekitar Rp 160 triliun . Maka semestinya hasil peletakan atau investasi jadi hak dari jamaah haji nantikan (waiting daftar) yang sejumlah sekarang ini lebih kurang lima juta orang sebagai pemilik dana (shohibul maal).

“Tapi sejauh ini ‘tradisinya’ justru diberi untuk mensubsidi jamaah haji yang pergi di tahun jalan sampai 100 %, ini memang seharusnya mulai direvisi dan dibenahi” terang ia.

Ia menyaksikan, keputusan Menteri Agama yang termasuk sangatlah berani dalam sampaikan usulam peraturan yang tidak terkenal. Karena, cara merasionalisasi dan koreksi dana haji harus selekasnya diambil untuk manfaat yang semakin besar dan membuat perlindungan hak dari juta-an jamaah haji nantikan.

“Bila tidak (diusulkan naik) permasalahan ini bakal menjadi bom waktu,” wanti ia kembali.

Mustolih beraharap, saran peningkatan ongkos haji bisa di turunkan. Triknya, dengan lakukan efesiensi menyisir komponen-kompknen ongkos yang dapat dipotong tanpa kurangi dan berpengaruh pada kualitas servis penyelenggaraan haji.

“Saya mengharap masalah dana haji bukan hanya ongkos haji reguler saja yang dikatakan ke khalayak, tapi penyelengggaraan ongkos haji khusus yang diatur travel (PIHK/ Pelaksana Ibadah Haji Khusus) penting juga untuk dipublikasi karena ada beberapa ribu orang jadi calon jenaah haji khusus,” ia tutup.

Ini Argumen Menag Yaqut Cholil Saran Ongkos Haji 2023 Naik Jadi Rp 69 Juta

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil memaparkan Kementerian Agama (Kemenag) menyarankan rerata ongkos haji 2023 atau Ongkos Perjalanan Ibadah Haji 1444 H sejumlah Rp 69.193.733,60.

Saran BPIH 2023 ini naik Rp. 514.888,02 dibandingkan dengan 2022 kemarin.

Saran itu dikatakan oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas saat memberi paparan pada Rapat Bekerja sama Komisi VIII DPR, Kamis (19/1) yang mengulas mengenai jadwal penyiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Saran ini atas pemikiran untuk penuhi konsep keadilan dan kelangsungan dana haji. Formula ini sudah lewat proses pengkajian,” kata Menag Yaqut di DPR,

Sebagai info, BPIH 2022 diputuskan sejumlah Rp 98.379.021,09 dengan formasi Bipih sejumlah Rp 39.886.009,00 (40,54%) dan nilai faedah (optimasi) sejumlah Rp 58.493.012,09 (59,46%).

Selanjutnya saran Kemenag untuk BPIH 2023 ialah sejumlah Rp 98.893.909,11 dengan formasi Bpih sejumlah Rp 69.193.734,00 (70%) dan nilai faedah (optimasi) sejumlah Rp 29.700.175,11 (30%).

Adapun saran ongkos haji Rp 69 juta sebagai 70 % dari saran rerata Ongkos Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang capai Rp. 98.893.909,11.

Menag menerangkan, peraturan formula elemen itu diambil dalam rencana menyamakan di antara besaran beban jamaah dengan kelangsungan dana nilai faedah BPIH di periode mendatang.

Menurut dia, pembebanan Bipih harus jaga konsep istitha’ah dan likuiditas penyelenggaraan ibadah haji beberapa tahun selanjutnya.

“Itu saran pemerintahan. Menurut kami, itu yang paling rasional untuk jaga agar yang berada di BPKH itu tidak terkikis, ya dengan formasi semacam itu . Maka dana faedah itu dikurangkan, tinggal 30 % sementara yang 70 % jadi tanggung-jawab jamaah,” terang ia.

“Selainnya untuk jaga itu (BPKH), yang ke-2 ini masalah istitha’ah, kekuatan jalankan ibadah. Kan, ada persyaratan bila sanggup. Haji itu bila sanggup. Kekuatan ini harus terarah, kami menghitungnya dengan nilai begitu,” tambahnya.

Perincian Ongkos Haji 2023 Rp 69 Juta Saran Kemenag

Menag Yaqut menguraikan, elemen yang ditanggung langsung ke jamaah, dipakai diantaranya untuk bayar ongkos Penerbangan dari Embarkasi ke Arab Saudi (PP) sejumlah Rp 33.979.784,00.

Elemen yang ditanggung langsung ke jamaah, dipakai untuk bayar:

1. Ongkos Penerbangan dari Embarkasi ke Arab Saudi (PP) sejumlah Rp 33.979.784,00.

2. Fasilitas Makkah Rp 18.768.000,00

3. Fasilitas Madinah Rp 5.601.840,00

4. Living Biaya Rp 4.080.000,00

5. Visa Rp 1.224.000,00

6. Paket Service Masyair Rp 5.540.109,60

Dibandingkan dengan tahun awalnya, saran BPIH 2023 naik Rp 514.888,02. Tetapi, secara formasi, ada peralihan berarti di antara elemen Bipih yang perlu dibayar jamaah dan elemen yang bujetnya didistribusikan dari nilai faedah (optimasi).

Sesudah sampaikan saran, kata Menag yang dekat dipanggil Gus Men, Kemenag seterusnya akan menanti ulasan pada tingkat Panitia Kerja BPIH yang dibuat Komisi VIII DPR.

“Ini baru saran, berapakah ongkos yang kelak disetujui, bergantung perbincangan di Panja,” ujarnya.

 

About admin

Check Also

Berikan Kuliah Umum di AAL, Wakil presiden Meminta Taruna Rendah Hati sampai Tambahkan Wacana

Berikan Kuliah Umum di AAL, Wakil presiden Meminta Taruna Rendah Hati sampai Tambahkan Wacana Wakil …