Pemerhati: Prabowo Jadi Menteri Jokowi Saja Ingin, Kenapa Tidak jika Jadi Calon wakil presiden Ganjar?

Pemerhati: Prabowo Jadi Menteri Jokowi Saja Ingin, Kenapa Tidak jika Jadi Calon wakil presiden Ganjar?

Pemerhati politik sekalian pendiri Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menyangka, Prabowo Subianto tidak akan berkeberatan bila jadi cawapres (calon wakil presiden) untuk Ganjar Pranowo pada Pemilu Presiden (Pemilihan presiden) 2024.

Menurut dia, bila Prabowo saja siap jadi Menteri Pertahanan Cabinet Indonesia Maju selesai 2x kalah berkompetisi dengan Joko Widodo, karena itu, ia tidak akan menyinggung jika jadi pengiring Ganjar.

“Jika disaksikan dari Prabowo ingin jadi menterinya Jokowi, apa yang membuat ia tidak ingin jadi wakil presidennya Ganjar Pranowo?” kata Ray ke Kompas.com, Kamis.

Menurut Ray, peluang duet Prabowo dengan Ganjar pada Pemilihan presiden 2024 lebar terbuka. Tetapi, kerja-sama ke-2 nya dipandang lebih efisien bila Ganjar yang menjadi capres (capres), dan Prabowo jadi calon RI 2.

Ray memandang, PDI Perjuangan tidak akan ikhlas bila partainya “cuma” dikasih bangku calon RI-2. Karena, PDI-P sebagai partai penguasa. Pencapaian suara partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu jauh melampaui Gerindra pada Pemilu 2019, walau waktu itu Gerindra ada di posisi ke-2 .

Gerindra dipandang akan ambil langkah politik yang mempunyai potensi datangkan keuntungan terbesar besar untuk mereka.

“Untuk Gerindra, apa saja ceritanya partai ini harus punyai calon presiden atau calon wakil presiden karenanya salah satunya langkah mereka untuk jadikan partai ini jadi bahan pembicaraan di 2024,” tutur Ray. “Jika mereka tidak mencalonkan benar-benar baik di calon presiden atau calon wakil presiden, partainya tidak terlihat,” katanya.

Bila Ganjar dan Prabowo berduet, Ray memandang, ke-2 nya punyai kesempatan besar untuk menang. Ganjar sendiri lama digadangkan jadi calon presiden karena modal kepopulerannya yang besar.

Menurut survey banyak instansi, tingkat elektoral Gubernur Jawa tengah itu sering tempati posisi pucuk, bahkan juga melampaui Prabowo.

Ray percaya, andaikan Ganjar jadi calon presiden dan Prabowo cawapresnya, ke-2 nya sanggup menaklukkan Anies Baswedan bila bekas Gubernur DKI Jakarta itu betul-betul maju di pentas penyeleksian.

Menurut dia, Ganjar punyai peranan besar untuk menarik suara pemilih secara luas, dan Prabowo menjaga suara pemilih loyalnya supaya tidak berpindah ke Anies.

“Menjadi satu yang nyerang, maknanya yang ngambil banyak pemilih dalam masalah ini ialah Ganjar, dan satu kembali bertahan dalam masalah ini ialah Prabowo supaya pemilih pemilih setia Prabowo itu tidak berpindah ke Anies Baswedan,” kata Ray kembali.

Awalnya, ada rumor Prabowo akan berduet dengan Ganjar Pranowo pada pemilu kedepan. Memberi respon ini, Gerindra tidak menjawab tegas. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono menjelaskan, rumor itu kemungkinan ada sebagai sebuah ide.

“Ya, namanya gagasan ide atau pembicaraan di antara siapakah yang paling cocok sama siapa itu jalan terus, dan saya belum dengar secara eksplisit, tetapi kemungkinan ada-ada saja yang mengulas pasangan tertentu,” kata Budi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa.

Budi juga menyebutkan, banyak figur yang mempunyai potensi menemani Prabowo pada pemilu kedepan. Karena itu, ulasan calon wakil presiden masih berjalan pada intern Gerindra.

Ketua Tubuh Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDI-P Bambang Wuryanto atau Bambang Picul tidak banyak memberi komentar masalah ramainya rumor ini.

Ia menjelaskan, ihwal pencapresan jadi kuasa Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. “Mana kita mengetahui, getho lho. Ibu (Megawati) lah, yang itu,” kata Bambang Picul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa.

About admin

Check Also

Berikan Kuliah Umum di AAL, Wakil presiden Meminta Taruna Rendah Hati sampai Tambahkan Wacana

Berikan Kuliah Umum di AAL, Wakil presiden Meminta Taruna Rendah Hati sampai Tambahkan Wacana Wakil …