Sidang Tuntutan Mekanisme Seimbang Terbuka Diundur, DPR Meminta Dilaksanakan Lihat Muka

Sidang Tuntutan Mekanisme Seimbang Terbuka Diundur, DPR Meminta Dilaksanakan Lihat Muka

Mahkamah Konstitusi (MK) gagal melangsungkan sidang tes material Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 mengenai Penyeleksian Umum (Pemilu) pada Selasa (17/1/2023). Penangguhan ini dilaksanakan sesudah MK terima surat permintaan dari DPR RI yang minta sidang dilaksanakan secara bertemu muka atau offline.

Ketua MK, Anwar Usman menjelaskan, faksinya pada Senin (16/1/2023) terima surat dari DPR RI, yang mana minta supaya sidang sebelumnya online atau online jadi offline atau bertemu muka. Hingga, sidang ini hari juga pada akhirnya diundur.

“Karena itu saat pagi hari barusan MK dalam rapat pembicaraan hakim sudah merestui dari permintaan DPR untuk sidang secara offline,” kata Anwar, dalam sidang yang ditayangkan secara online.

Walau begitu, permintaan DPR RI untuk sidang bertemu muka tidak bisa dikerjakan langsung di hari ini. Maka dari itu, MK memilih untuk melangsungkan sidang kembali ke 24 Januari 2023.

“Namun, untuk sidang secara offline tidak dapat dikerjakan di hari ini. Karena MK harus memberitahu ke beberapa pihak lain yakni Presiden dan beberapa pemohon tentu saja, terhitung faksi berkaitan KPU, terhitung juga beberapa faksi berkaitan ada sekitaran 11 yang meminta untuk jadi faksi berkaitan,” katanya.

“Karena itu satu kali lagi, untuk sidang secara offline atau sidang di hari ini, diundur di hari Selasa tanggal 24 Januari 2023, jam 11:00 WIB,” lebih Anwar.

Tuai Pro dan Melawan

Sebagai info, beberapa faksi ajukan tes materi UU Nomor 7 Tahun 2017 mengenai Pemilu berkaitan mekanisme seimbang terbuka di MK.

Hal tersebut memetik kontra dan pro, di mana delapan parpol di parlemen menampik pemerlakukan kembali mekanisme penyeleksian seimbang tertutup atau coblos partai, sementara PDIP menggerakkan supaya mekanisme pemilu menjadi lagi tertutup.

 

About admin

Check Also

Berikan Kuliah Umum di AAL, Wakil presiden Meminta Taruna Rendah Hati sampai Tambahkan Wacana

Berikan Kuliah Umum di AAL, Wakil presiden Meminta Taruna Rendah Hati sampai Tambahkan Wacana Wakil …