Singgung Perkataan Surya Paloh, Hasto: PDI-P Tidak Pernah Hasutan Presiden Mengeluarkan Nasdem

Singgung Perkataan Surya Paloh, Hasto: PDI-P Tidak Pernah Hasutan Presiden Mengeluarkan Nasdem

Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto menentang jika partainya sudah menghasut Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk merombak atau reshuffle cabinet.

Hal itu dikatakannya memberi respon pengakuan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh yang menyentuh ada tekanan untuk keluarkan Nasdem dari parpol (partai politik) konsolidasi pemerintahan.

“PDI-P tak pernah menghasut presiden,” kata Hasto di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta. Hasto juga menyilahkan siapa untuk memiliki pendapat dan beranggapan.

Hal tersebut dipandang lumrah dan diperbolehkan sepanjang Indonesia hidup dalam demokrasi.

“Ya, demokrasi bisa. Ada orang yang ngomong saya seperti DN Aidit saja bisa,” katanya bercanda. Di lain sisi, Hasto memperjelas jika PDI-P memberikan seutuhnya masalah reshuffle ke Presiden Jokowi.

Masalahnya ia berpandangan keputusan mengubah cabinet ialah hak prerogatif seorang presiden.

“Satu kali lagi, jika terkait dengan cabinet itu haknya pak presiden. Keputusan ada di tangan Pak Jokowi dengan penuh hikmat kebijakan memutuskan terbaik untuk negara dan bangsa,” ungkapkan Hasto.

Dikabarkan sebelumnya, Surya Paloh menyentuh ada tekanan untuk keluarkan Partai Nasdem dari partai politik konsolidasi pemerintahan.

Hal tersebut diutarakannya dalam penyeluncuran Nasdem Panggil di Nasdem Tower, Gondangdia, Menteng, Jakarta.

Tetapi, Paloh memperjelas faksinya tidak sangsi perjuangkan keputusan yang sudah diambil. “Tetapi saudara-saudara tersebut Partai Nasdem, sekali monitor terkembang, kering kita untuk pulang,” kata Paloh.

Dia juga menjelaskan, Partai Nasdem akan terus bersama pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin sampai periode kedudukannya usai di 2024.

About admin

Check Also

Ganjar Cat Rambut Hitam, PDIP Sebutkan Satu Hati dengan Puan

Ganjar Cat Rambut Hitam, PDIP Sebutkan Satu Hati dengan Puan Ketua DPP PDIP Said Abdullah …