Suntik Mati TV Analog Dipandang Memiliki masalah, Ini Jalan keluar DPR

Suntik Mati TV Analog Dipandang Memiliki masalah, Ini Jalan keluar DPR

Pemerintahan akan menyelesaikan suntik mati TV analog atau analog switch off (ASO) dalam hitungan waktu. Tetapi peraturan ini dipandang berlawanan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) No.91/PUU-XVIII/2020 (nomor 7) yang automatis membuat perlindungan penangguhan penerapan ASO.

Lantas bagaimana supaya Pemerintahan mematuhi keputusan MK? Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto merekomendasikan supaya tayangan TV analog dan TV digital digerakkan bersamaan. Pemerintahan tak perlu terburu-buru mematikan tayangan TV analog. Ia minta supaya ketika bertepatan, Pemerintahan bawa masalah ini ke DPR supaya ada jalan keluar terbaik berdasar persetujuan bersama.

“Simulcast saja. Kekeduanya jalan. Ini akan baik untuk semuanya faksi sekalian peta jalan ke arah tayangan TV digital dikerjakan dengan bertahap. Ada publikasi masif, ada pengkondisian perlahan-lahan. Yang terang, tidak ada keputusan MK yang ditantang,” ucapnya di Gedung DPR, Jakarta.

Sebelumnya telah dikabarkan, keputusan MK No.91/PUU-XVIII/2020 (nomor 7) mengatakan untuk membatalkan semua perlakuan/peraturan yang memiliki sifat vital dan berpengaruh luas, dan tidak dibetulkan juga mengeluarkan ketentuan eksekutor baru yang terkait dengan UU No 11/2020 mengenai Cipta Kerja (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembar Negara Republik Indonesia Nomor 6573).

Bambang yang anggota Fraksi PDIP DPR kembali mengingati, dipaksakankannya suntik mati tayangan TV analog akan bikin rugi warga banyak. Tingkat ekonomi beberapa warga tidak siap untuk memakai set hebat box (STB) sebagai piranti tambahan TV analog mereka apa lagi beli TV digital. “Kita harus jauhi peraturan yang memberatkan rakyat banyak. Apa lagi tidak ada elemen ketergesaan masalah ini,” katanya.

Sebelumnya telah dikabarkan, Kemenkominfo berencana ASO per 2 November 2022 jam 24.00 WIB untuk daerah Jabodetabek. Warga yang pesawat TV-nya belum digital harus memasangkan set hebat box (STB) supaya masih tetap bisa melihat tayangan TV.

Pemerintahan berkelit ASO dikerjakan supaya warga dapat mendapatkan tayangan TV yang lebih bermacam dan berkualitas. Dalam pada itu, Direktur Jendral Info dan Komunikasi Khalayak Kemenkominfo Usman Kansong mengatakan jika Pemerintahan tetap jalankan ASO di daerah Jabodetabek. “Dasarnya, sama sesuai agenda. Beberapa saat kembali,” tegas Usman.

About admin

Check Also

Ganjar Cat Rambut Hitam, PDIP Sebutkan Satu Hati dengan Puan

Ganjar Cat Rambut Hitam, PDIP Sebutkan Satu Hati dengan Puan Ketua DPP PDIP Said Abdullah …