Terima 3 SPDP Kasus Gagal Ginjal Kronis, Kejagung: Peluang Masih Semakin bertambah

Terima 3 SPDP Kasus Gagal Ginjal Kronis, Kejagung: Peluang Masih Semakin bertambah

Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana akui sudah terima tiga Surat Pernyataan Diawalinya Penyelidikan (SPDP) berkaitan kasus gagal ginjal kronis pada anak.

Dalam kurun waktu dekat akan SPDP baru dalam kasus beberapa obat yang memiliki kandungan cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG).

“Peluang semakin bertambah iya. Semoga semakin bertambah, dari info tadi didengarkan peluang jadi enam atau lima,” tutur Ketut dalam penjelasannya, Kamis.

Dalam kasus ini faksinya sudah terima tiga SPDP, dua diedarkan oleh Penyidik Karyawan Negeri Sipil (PPNS) BPOM dan satu oleh Bareskrim Polri.

Dua SPDP yang keluarkan BPOM adalah PT Yarindo Farmatama dan PT Universal Pharmaceutical Industries. Sementara satu diedarkan oleh Bareskrim Polri dengan perusahaan namanya PT Afi Farma.

“Jadi sementara kita telah terima tiga SPDP. Dua dari BPOM, satu diantara penyidik Polri,” ucapnya. Kejagung menyiapkan tuntutan pidana dan perdata sebagai lajur hukum pada perusahaan farmasi dalam kasus ginjal kronis pada anak-anak.

Lajur pidana atau perdata pada beberapa perusahaan farmasi itu sebagai salah satunya dari hasil tatap muka Beskal Agung ST Burhanuddin dan Kepala BPOM Penny Lukito

“Bukan hanya dikenai satu tindak pidana sekalian dilaksanakan tuntutan perdata. Ganti kerugian ke negara atau ke korban,” ujarnya.

About admin

Check Also

Ganjar Cat Rambut Hitam, PDIP Sebutkan Satu Hati dengan Puan

Ganjar Cat Rambut Hitam, PDIP Sebutkan Satu Hati dengan Puan Ketua DPP PDIP Said Abdullah …